
Para pahlawan mukmin sejati memandang misinya sebagai sesuatu yang sakral darimana mereka menemukan perasaan terhormat karena lahir untuk memperjuangkan misi itu. Tapi mereka merasa tenang karena berjuang di bawah bendera Allah. Mereka percaya bahwa di bawah bendera itu mereka pasti mendapatkan kemenangan, walaupun mereka tidak selalu menyaksikan kemenangan itu sendiri. Mereka percaya bahwa berjuang saja sudah merupakan suatu kemenangan. Yaitu kemenangan atas rasa takut, kemenangan atas sifat pengecut, kemenangan atas cinta dunia dan kemenangan atas diri sendiri. Apatah lagi bila kemudian dapat mengalahkan musuh, atau menegakkan daulah dan khilafah. Bahwa kemudian mereka gugur di perjalanan atau hidup dan menyaksikan kemenangan itu, itu semua hanya merupakan cara Allah membagi-bagi keutamaan-Nya kepada para tentara-Nya.
"Di antara orang-orang beriman itu ada orang-orang yang jujur atas apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur dan di antara mereka ada yang menunggu (sampai saat kemenangan), tapi mereka semua tidak mengganti (jalan) yang telah mereka tempuh."(QS. Al-Ahzab: 23)

pada tanggal 6 Juli 2009 pukul 22.32
makasih informasinya